Worskhop Jurnal Ilmiah, Sinta, Repositori, dan Deteksi Plagiat UIN Alauddin Makassar bagi Dosen FKIK

Sejak diterbitkannya Permenristekdikti Nomor 20 Tahun 2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Professor pada tanggal 27 Januari 2017 lalu, seluruh dosen di tanah air telah diwajibkan untuk mempublikasikan karya-karya tulisnya pada jurnal-jurnal ilmiah terakreditasi nasional maupun internasional. Sementara itu, untuk mempublikasikan sebuah tulisan ilmiah bukanlah proses yang tidak cepat. Mulai dari menghasilkan karya tulis yang betul-betul memiliki substansi yang baik hingga proses peer-reviewed yang tentu saja dilakukan oleh jurnal-jurnal terakreditasi dan bereputasi.

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar mengadakan workshop (judul di atas) guna memberikan wawasan tambahan kepada para dosennya mengenai jurnal-jurnal ilmiah yang ada di FKIK yang merupakan media untuk publikasi karya tulis ilmiah dan juga sebagai media komunikasi para ilmuan pada displin-disiplin ilmu yang ada di FKIK, Sinta (Sciene and Technology Index), Repositori UIN Alauddin, serta database turnitin (database deteksi plagiat karya ilmiah).

Dalam dunia pendidikan tinggi, kualitas sebuah universitas tidak hanya ditentukan oleh SDM yang dimilikinya akan tetapi output karya tulis ilmiah atau research juga menjadi gambaran kualitas itu sendiri. Research yang dikemas sesuai kaidah ilmiah baik dalam bentuk cetak, elektronik, maupun online mampu menambah kekayaan intelektual kita. Berbekal dari hal tersebut, maka Indonesia, melalui Kemenristekdiki me”launchingSinta (Science and Technology Index) pada bulan Juli di Kota Makassar. Sinta menyediakan index author (penulis), perguruan tinggi/lembaga (afiliasi) dan jurnal di seluruh Indonesia. Sinta dapat diibaratkan sebagai Scopus-nya Indonesia (pen.), yang mana Scopus merupakan media index bereputasi paling tinggi jika dibandingkan dengan DOAJ (Directory of Open Access Journals) dan Google Scholar.

Pada workshop yang digelar 2 hari ini (13 & 15 September 2017) di ruang multimedia UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, para dosen FKIK terlihat semangat dan antusias, terutama ketika ingin mendaftarkan diri mereka sebagai dosen pada portal Sinta (lihat dosen UIN Alauddin yang telah terverifikasi di sini). Bagi para dosen yang telah memiliki NIDN dan juga profil pada Google Scholar, mereka tidak mengalami kendala pada saat pendaftaran, karena memang pada portal Sinta tersebut para dosen diwajibkan untuk mengisi NIDN dan Google Scholar mereka. Pada workshop ini juga, para dosen FKIK yang belum memiliki profil Google Scholar (contoh profil GS salah satu dosen FKIK) dipandu oleh pemateri untuk dibuatkan profil Google Scholar mereka masing-masing.

Tidak hanya pada  jurnal ilmiah yang bisa digunakan sebagai media komuniksi ilmiah antar para ilmuan tetapi juga repositori institusi yang menyediakan banyak informasi ilmiah, yakni sebagai sebuah deposit data/informasi yang menyimpan seluruh karya tulis ilmiah sebuah universitas. Pada workshop ini juga, para dosen FKIK diperkenalkan Repositori UIN Alauddin Makassar oleh Tim Repositori UIN Alauddin Makassar. Untuk karya ilmiah FKIK yang telah direpositorikan saat ini berjumlah 574 item (hampir sebagian besar item tersebut merupakan skripsi dan laporan D3). Tentu saja jumlah ini masih sangat kecil untuk memenuhi kebutuhan informasi setiap sivitas FKIK itu sendiri. Oleh karena itu, tim repositori ini akan mendampingi para dosen FKIK yang akan merepositorikan karya-karya ilmiah mereka, baik yang telah terpublikasi maupun yang belum terpublikasikan.

Sesi akhir workshop diisi dengan sosialisasi database turnitin. Pada sesi ini, 5 orang dosen dari FKIK telah diusulkan untuk menjadi bagian dari Tim Instruktur Deteksi Plagiat UIN Alauddin Makassar. Deteksi plagiat karya ilmiah menjadi hal yang perlu untuk dilakukan mengingat fenomena “salin-tempel” (copy-paste) yang begitu banyak dilakukan di era Google saat ini. Tidak sedikit kasus-kasus plagiat yang ada di perguruan tinggi yang pernah terjadi di tanah air, begitu pula di luar negeri. Pada sesi ini juga, para dosen FKIK sangat mendukung dengan diterapkannya program ini.

Sebagai penutup, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para dosen FKIK yang bersedia melakukan workshop ini di UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar dan melibatkan tim repositori, tim jurnal, dan tim instruktur deteksi plagiat UIN Alauddin Makassar. Semoga kegiatan 2 hari workshop ini dapat bermanfaat bagi kita semua.

Leave a reply