12 Jurnal Terakreditasi, Kini UIN Alauddin Makassar Punya 25 Jurnal Ilmiah Terakreditasi Nasional

Samata (11/4/2019). Dalam dua tahun terakhir ini, Tim Pendampingan Jurnal Online UIN Alauddin Makassar yang dibentuk oleh Wakil Rektor 1, Prof. Mardan, M.Ag., telah memberikan kontribusi yang nyata terhadap pengelolaan dan pengembangan jurnal-jurnal yang diterbitkan di kampus UIN Alauddin Makassar. Di awal tugasnya, Tim ditugasi untuk mengkaji setiap kekurangan dan potensi tiap-tiap jurnal yang ada di kampus. Hasil kajian tersebut digunakan oleh Tim untuk mendampingi beberapa jurnal yang masih konsisten terbit, yang mana pada akhirnya saat ini UIN Alauddin Makassar telah memiliki 25 jurnal terakreditasi Nasional dari yang peringkat S2 hingga S5 (lihat di bawah).

Akreditasi jurnal ilmiah ialah kegiatan penilaian untuk penjaminan mutu jurnal ilmiah melalui kewajaran penyaringan naskah, kelayakan pengelolaan, dan ketepatan waktu penerbitan jurnal ilmiah (Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah). Jadi, status akreditasi pada jurnal ilmiah ialah pengakuan resmi atas penjaminan mutu jurnal tersebut.

Di tahun 2018 lalu, tepatnya di bulan Juli, proses pendampingan mulai terlihat hasilnya di mana Tim berhasil mendampingi 13 jurnal yang pada akhirnya terakreditasi Nasional. Pada tahun ini, Tim kembali berhasil mendampingi 12 jurnal di kampus hingga terakreditasi Nasional, dan 2 di antaranya reakreditasi naik peringkat dari peringkat S3 ke S2, yaitu Jurnal Adabiyah dan Khizanah al-Hikmah : Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi, dan Kearsipan. Capaian yang telah dihasilkan ini berkat kerja keras setiap anggota Tim, UPT Perpustakaan yang menyediakan ruang untuk workshop dan berdiskusi, dan tentu saja para pengelola jurnal yang ada di Rumah Jurnal yang memang ingin melihat jurnalnya masing-masing mendapatkan pengakuan terakreditasi nasional dan bermutu.

Namun demikian, pengelolaan jurnal di kampus masih memiliki banyak kekurangan dan kendala yang perlu diperbaiki di tahun-tahun mendatang agar apa yang telah dikerjakan, khususnya di dua tahun terakhir ini dapat terus ditingkatkan. Di antara dan yang paling sering didengar ialah pimpinan kampus masih kurang optimal memperhatikan pengelola jurnal, sementara tugas yang diemban para pengelola jurnal sangat berat dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Sementara jurnal diyakini merupakan salah satu indikator utama reputasinya sebuah institusi pendidikan tinggi. Oleh karena itu, diharapkan ke depannya pimpinan punya kepedulian yang besar terhadap jurnal-jurnal yang diterbitkan di kampus ini.

UIN Alauddin kini patut berbangga, selain raihan prestasi di atas, data analisis yang diperoleh dari SINTA kampus ini juga telah memberikan sumbangsih jurnal terkareditasi Nasional terbanyak di pulau Sulawesi dan beberapa provinsi lainnya di Wilayah Indonesia Timur setelah Bali. Kontribusi ini tentunya diharapkan dapat bersama dengan instansi-instansi lainnya mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Berikut ini jurnal-jurnal terakreditasi Nasional yang dimiliki UIN Alauddin Makassar.

Download (PDF, 1.14MB)

Sorry, comments are closed for this post.